Rabu, 16 Januari 2013

informasi kesehatan



detail beritaSUSU kedelai merupakan alternatif lain dari susu sapi. Biasanya orang-orang yang sedang diet, vegetarian, dan orang dengan alergi protein susu mengonsumsi susu kedelai. Namun ternyata, ada sisi negatif dari susu kedelai yang Anda konsumsi.

Kedelai adalah bahan baku yang bisa dijadikan berbagai macam makanan. Tahu, tempe, dan susu kedelai menjadi salah satu produk hasil dari pengolahan kedelai. Susu kedelai memang tidak sepopuler susu sapi. Tapi, punya manfaat yang hampir sama dengan susu sapi. Sayangnya, ada efek samping yang dihasilkan oleh susu kedelai, yang berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi Anda, seperti dilansir Ehow.

Sebuah penelitian di Linus Pauling Institute melaporkan bahwa pada wanita, susu kedelai dapat menyebabkan kanker endometrium atau lapisan rahim. Susu kedelai juga dapat menyebabkan kanker tiroid dan kanker payudara. Beberapa pengobatan kanker, seperti kemoterapi dapat menyebabkan infertilitas.

Laporan dari Pusat Penyembuhan Global bahwa isoflavon susu kedelai juga dapat mempengaruhi produksi sperma pria dan terjadi penurunan kuantitas sebanyak 40 persen.

Fitoestrogen, senyawa yang ditemukan dalam susu kedelai mengurangi testosteron pada pria. Selain masalah seperti osteoporosis dan penyakit kardiovaskular, kadar testosteron rendah juga dapat menyebabkan gairah seks menurun pada pria. Konsumsi susu kedelai dalam porsi yang tidak berlebihan tentu tidak akan membawa Anda pada faktor risiko efek samping dari susu kedelai ini.  

http://health.okezone.com/read/2012/08/15/485/678159/efek-samping-susu-kedelai-bagi-kesehatan-reproduksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar